Yamaha FZ 150 … Alternatif Kawasaki Ninja ZX 250

Posted in Motor Baru on August 28, 2008 by chiwonk

Sepertinya kehadiran Kawasaki Ninja ZX 250R tidak hanya membuat konsumen berdebar debar (entah karena nggak sabaran ingin membeli, sekedar penasaran ataupun kecewa karena bandrolnya dianggap kemahalan) tetapi kehadiran Sport Bike Kawasaki ini setidaknya sedikit banyak mengganggu rencana pabrikan lain, tidak terkecuali YMKI.

Yamaha FZ150 – Varian Hi-End Yamaha Regional

Yamaha FZ 150 atau supaya lebih gampang bisa di identikan sebagai Miniatur Yamaha Fazer 600. Merupakan salah satu motor Street Fighter ringan. Terlebih dengan kapsitasnya yang hanya 150cc namum memiliki penampilan sangar layaknya motor berkapasitas 600cc. Sebuah resep jitu untuk meraih pasar terutama di Indonesia. Motor ini memilik tenaga sebesar 18-20 hp. Dengan kapasitas 150cc tenaga sebesar itu dirasa cukup untuk digunakan sebagai motor harian.

Alternatif Dari Yamaha untuk Fazer 250

Bisa dibilang tampilan Fazer 250 tergolong konvensional, terlebih jika dibandingkan dengan Kawasaki ZX 250R. Dengan kapasitas 250cc memaksa YMKI mamatok harga tinggi untuk produk yang satu ini. Akibatnya bukan tidak mungkin bila YMKI memaksakan merilis produk ini akan bernasib sama dengan Suzuki Thunder 250 alias mati muda. Mungkin dengan kehadiran Yamaha FZ 150 diharapkan motor ini tidak sja dapat memperkuat brand image Yamaha tetapi juga mampu meraih pasar dalam jumlah yang signifikan mengingat secara teknologi dan ongkos produksi Yamaha FZ 1 tidak lebih mahal dari Yamaha V-Ixion hanya saja FZ 150 mampu memberikan penampilan lebih elegan dibanding saudaranya. Kita tunggu !

Kawasaki Ninja ZX 250 – Kelas Tersendiri

Posted in Motor Baru on August 28, 2008 by chiwonk

Namanya sama, brand nya sama tapi kok Inferior ?

Selama ini konsumen di tanah air kerap mengeluh bahwa produk yang di jual ATPM biasanya memiliki standar baik penampilan, performa maupun fitur yang lebih inferior dibandingkan produk serupa yang di jual di negri tetangga, apalagi di Jepang. Terlihat jelas dari perbandingan antara NSR 150 made in Federal Motor, Kawasaki Ninja 150 saat dibandingkan NSR 150 RR/SP hingga Kawasaki Ninja Serpico/KRR.

Kawasaki Ninja ZX 250 : Di seluruh dunia kwalitasnya Sama !

Namun image seperti itu nampaknya akan segera luntur, terimakasih kepada Kawasaki Motor Indonesia yang akan segera meluncurkan Kawasaki Ninja ZX 250. Meski harganya sudah memasuki kawasan kepala empat alias 40 juta ke atas namun dijamin konsumen penggemar motor sport sejati di jamin tidak akan kecewa. Meski potensi kekecewaan masih sangat besar terutama soal inden, dimana sepertinya animo masyarakat akan motor ini begitu besar, alias peminat melebihi suply

Kualitas Dunia, dijamin Laku Keras, Buruan Inden!

Terlebih jika melihat besarnya pasar CBR 150 dan ZX 150 yang harganya sendiri telah memasuki kisaran 33 juta keatas. Karena di segmen ini harga yang terpaut sekitar 10 juta nampaknya masih dalam batas kewajaran. Hal ini tidak terlepas dari spesifikasi ZX 250 yang sama persis dengan yang dijual belikan di Jepang hingga Amerika Serikat dimana konsumen tanah air juga akan mendapatkan Kawasaki ZX 250 yang berkonvigurasi In Line Twin 250cc, DOHC plus fairing yang mirip dengan ZX 1000. Sehingga tidak perlu minder apalagi ragu, karena Kawasaki ZX 250 ini merupakan produk dengan standar dunia dengan kualitas terbaik di kelasnya!

Helm Berkualitas dengan Standar Snell dan DOT

Posted in Safety Riding on August 28, 2008 by chiwonk

arai-rx7-nakano-x.jpg

Helm merupakan pelindung kepala yang wajib dipakai saat mengendara motor. Disamping berguna untuk menghindari di tilang polantas helm juga berfungsi melindungi kepala bila terjadi benturan. Saat ini banyak beredar helm dengan tampilan desain serta corak warna yang menarik tetapi belum tentu memiliki kualitas serta kemampuan melindungi kepala pemakainya secara maksimal.

Standar Snell dan DOT

Merupakan lembaga yang menguji kekuatan helm serta kemampuanya melindungi kepala penggunanya. Dinegara tertentu helm yang belum mendapat sertifikat dari Snell atau DOT bahkan dilaran beredar. Biasanya helm yang telah bersertifikasi Snell dan DOT memiliki stiker segel Snell atau DOT.

Helm Yang Baik Itu …

Selain sertifikasi dari Snell atau DOT, ada beberapa cara untuk mengetahui apakah helm tersebut berkualitas baik atau tidak. Beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :

  1. Memiliki ukuran proprosional – tidak terlalu besar atau sebaliknya
  2. Tidak kopong – Bila di ketuk bagian batoknya tidak berbunyi nyaring
  3. Tidak lentur – Helm di posisikan terbalik bila kedua sisinya ditekan tidak berubah bentuknya
  4. Memiliki ketebalan stirofom sekitar 1 cm dan terdapat lapisan busa setebal 1 cm pada bagian depan
  5. Jarak dari mulut pemakai dengan ujung helm sekitar 1-1.5 cm
  6. Kaca helm tidak terlalu tipis, ketebalannya sekitar 2-3 mm
  7. Terbuat dari bahan Plastik atau Karbon Kevlar

Saat dipakai helm itu …

Helm yang baik tentunya berbeda dengan helm yang hanya menarik dari segi penampilanya. Kadang untuk mengetahui kualitas helm tersebut baru terlihat setelah dipakai.

  1. Helm dengan ukuran yang pas, tidak terasa “oblak” saat di pakai
  2. Suara kendaraan lain terdengar jelas meski kaca helm tertutup
  3. Kaca helm tidak mudah mengembun maupun kemasukan angin
  4. Ketika ventilasi helm dibuka hembusan angin masuk melalui lubang ventilasi tersebut

Merk helm yang telah mendapat sertivikasi dari Snell atau Dot

  • Arai (4-8 juta)
  • Airoh (1-3)
  • Agv (1-7)
  • Bieffe (2-5)
  • Caberg (4-8)
  • Dainesse (2-4)
  • Givi (1-3)
  • Nolan (2-6)
  • Rheos (2-3)
  • Shark (2-4)
  • Shoei (4-8)
  • Vemar (2-6)
  • Xlite (3-6)

Jalan Tol : Hanya Untuk Mobil bukan Motor apalagi Pejalan Kaki !

Posted in Safety Riding on August 28, 2008 by chiwonk

jalan-tol2.jpg

Foto : ardiantyn.files.wordpress.com

Jalan Tol = Jalan Bebas Hambatan

Jalan tol yaitu jalanan bebas hambatan dimana tidak ada lampu merah dan kendaraan yang memasukinya hanyalah kedaraan beroda empat atau lebih. Sayangnya meski untuk menggunakan fasilitasnya setiap konsumen diharuskan membayar dalam jumlah tidak sedikit tetapi fasilitas yang diberikan jasamarga ternyata sangat mengecewakan.

Nyebrang kok dijalan tol sih!

Untuk sekian kalinya kecelakaan yang melibatkan antara pejalan kaki dengan pengendara kendaraan roda empat. Anehnya meski diberitahu berulang kali tetap saja masih banyak warga yang menyebrang di jalan tol. Ironisnya meski pihak yang paling dirugikan adalah pengguna kendaraan roda 4 atau lebih (sebagai pengguna sah jalan tol) namun setiap terjadi kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki selalu saja pihak pengendara mobil lah yang dianggap pihak yang bersalah ? entah dengan alasan kelalaian ataupun indisipliner. Padahal aksi pejalan kaki / penyebrang tidak hanya membahayakan dirinya namun pengguna jalan tol lainya. Hal ini disebabkan karena saat berusaha menghindari penyebrang yang indisipliner tersebut kendaan roda empat memiliki resiko untuk terbalik (saat membung arah) ataupun tertabrak kendaraan lainya ( mengerem mendadak) namun bila hal ini terjadi si penyebrang tersebut dengan mudah menghilang untuk menghindari tanggung jawab.

Harley Davidson Masuk Tol … Waduh !

Anehnya pelanggaran di jalan tol tersebut kini menular kepada para bikers. Untuk kedua kalinya tejadi pelanggaran berat yang dilakukan oleh pengendara Harley Davidson atau mungkin lebih enak disebut pengendara motor jenis Chopper. Hal ini disamping membahayakan namun juga dapat merusak image para big bikers. Meskipun sejauh ini baru pengendara Chopper saja yang mendapat cap negatif dikalangan pengguna jalan lainya. Sungguh memalukan, disaat usaha keras para pengendara Chopper dalam membangun image baik – salah satunya adalah dengan merintis jalur merah putih, namun seolah image tersebut kembali di rusak oleh kelakuan beberapa oknum tersebut. Bisa bisa komunitas Chopper bakal jadi pergunjingan lagi untuk waktu yang lama ?

Penyakit Bikers di Jakarta

Posted in Safety Riding on August 28, 2008 by chiwonk

maludong-196.jpg

Inilah mengapa Bikers kerap dianggap kalangan rendah dan Arogan

Tidak ada api kalau tidak ada Asap. Tidak ada image / stereotipe buruk bila tidak ada kelakuan buruk dari bikers itu sendiri. Menyoal berbagai tindakan indisipliner pengendara sepeda motor di tanah air terutama di kota besar ada baiknya kita mawas diri dan melihat tindakan apa saja yang sering dilakukan bikers itu sendiri dari berbagai sudut pandang. Bedanya Indobikers mengklasifikasikanya tidak dengan UU Lalu Lintas yang sulit dipahami melainkan segi praktikalitas, keselamatan, psikologis, nekad bin edan.

Praktikalitas : Dilakukan tanpa sadar namun sebenarnya pelanggaran

  • Di lampu merah mengantri di depan garis atau berhenti di depan Zebra cross : Umumnya dilakukan di perempatan. Saat menunggu lampu tanda belok menyala para pengendara motor seringkali numpuk di depan garis pada jalur paling kanan. Akibatnya menghalangi Zebra cross bahkan bila terlalu menumpuk pengendara berhenti diantara jalur busway. Resiko : Tertabrak Busway maupun kendaraan arah berlawanan. Dirugikan : Bikers sendiri
  • Tujuanya lurus tetapi karena asik selap selip motor bertumpuk di jalur kiri : Efeknya terasa saat berada di perempatan dimana “jalur belok kiri boleh langsung” tertahan. Effek bottle neck pun terjadi. Resiko : Menambah kemacetan. Dirugikan : Seluruh pengguna jalan.
  • Selap selip diantara kemacetan : Siapa bilang hal itu diperbolehkan dari segi keamanan ? Meski terasa wajar namun sebenarnya hal tersebut beresiko terjadinya tabrakan maupun serempetan antara stang motor dengan kaca spion mobil. Resiko : Menabrak kendaraan lain. Dirugikan : Pengguna kendaraan roda empat
  • Berteduh di bawah jembatan dikala hujan : Meski alasanya cukup manusiawi, namun akibat bertumpuknya motor yang berhenti dibawah jembatan maka terjadilah effek bottle neck. Resiko : Menyebabkan kemacetan. Dirugikan : Seluruh pengguna jalan.

Keselamatan : Bukan Pelanggaran Hukum tapi Berbahaya

  • Piranti keamanan minimum : Memakai helm catok, menggunakan sendal, saat hujan menggunakan jaket hujan berjenis “Hoody alias kupluk”. Memang bukan pelanggaran namun disampin tidak memberi perlindungan maksimal perlengkapan tersebut justru berbahaya bagi penggunanya. Resiko : Kecelakaan sendiri. Dirugikan : Bikers sendiri
  • Modifikasi tidak sesuai : Memasang ban berukuran kecil misalnya. Terlihat unik dan menarik. Tetapi Effeknya adalah kesetabilan motor berkurang drastis. Akibatnya kendaraan riskan terjatuh. Resiko : Kecelakaan sendiri. Dirugikan : Bikers sendiri
  • Mengangkut beban berlebih : Umumnya dilakukan oleh tukang Oncom, Krupuk, Es, Delivery Service hingga Jagal Ayam Mengangkut beban di kanan kiri motor membuat motor tidak stabil. Disamping dapat menutup ruang gerak dan pandangan bikers lainya, amat sulit melakukan recovery saat pengendara tersebut terpaksa melakukan manufer gesit. Resiko : Kecelakaan dan melibatkan bikers lainya Dirugikan : Bikers yang disekitarnya.

Psikologis : Karena pola pikir dan mental maka terjadilah hal yang tidak diinginkan

  • Benar salah, Bikers selalu benar : Ini kerap terjadi saat kecelakaan melibatkan motor dengan mobil. Umumnya tanpa pikir panjang pengendara motor di sekelilingnya langsung memalang motornya untuk kemudian menghakimi pengemudi mobil tersebut. Efek kecemburuan sosial kerap dijadikan alasan. Dirugikan : Pengguna kendaraan roda empat. Resiko : Komunitas bikers dianggap kelompok kelas bawah
  • Memancing dan Terpancing adu kebut di jalanan umum : Biasanya akibat salah seorang bikers melakukan profokasi dengan menggeber gas,kemudian menjadikan lampu lalu lintas sebagai lampu start (ini effek iklan juga) terjadilah adu kebut dadakan. Resiko : Terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dirugikan : Semua pengguna jalan.
  • Mengintimidasi pengguna jalan lainya : Umumnya dilakukan saat para bikers berkelompok. Melakukan geber geber gas, memaksa kendaraan lain minggir untuk memberikan jalan pada iring iringan konvoi tanpa memperhatikan kondisi lalulintas menjadi penyakit yang sering kambuh. Resiko : Image buruk serta konflik dengan pengguna jalan lainya. Dirugikan : Semua pengguna jalan.

Nekad bin Edan : Artinya disamping melanggar hukum hal ini amat berbahaya

  • Mengendarai motor melawan arah : Sering terjadi di jalur macet namun bukan jalanan protokol. Lokasinya umumnya dekat pasar. Kerap terjadi pengendara motor mengendarai motor dengan melawan arah. Resiko : Nabrak lah! Dirugikan : Yang pasti bukan pesawat terbang atau kapal laut
  • Anak kecil diizinkan bawa motor : Korban paling terkenal adalah almarhum Adi Firansyah. Menabrak motor yang melawan arah, dan dikendarai oleh anak dibawah umur. Alasanya cukup simpel yaitu : Dikendarai di jalur sepi! Resiko : Kecelakaan Fatal Dirugikan : Semua pengguna jalan
  • Motor masuk jalan tol : Di Singapura boleh, Australia ok, Amerika ngak masalah sayangnya di Indonesia nggak boleh! Resikonya ya ketabrak oleh kendaraan lainya. Resiko : Kecelakaan Fatal. Dirugikan : Pengguna jalan tol
  • Kanan kiri kosong, trabas lampu merah : Umumnya terjadi setelah jam 12 malam. Begitu melihat kanan kiri kosong. Lampu merah di trabas. Siapa bilang tanpa terlihat oleh anda sebenarnya ada kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. Resiko : Kecelakaan Fatal Dirugikan : Pengguna jalan yang terlibat

Bagai Mana Cara Membeli Motor Besar

Posted in Informasi & Tips on August 28, 2008 by chiwonk

ducati-monster-wordpress.jpg

Dalam ilmu marketing, konsumen yang memiliki preferensi demikian besar terhadap sebuah merek disebut menganut brand cult. Demikian cintanya mereka pada merek tersebut sehingga kepemilikan terhadap produknya memberi kepuasan yang luar biasa melebihi fungsi praktikal yang diberikan. konteks otomotif roda dua, Ducati dan Harley Davidson dianggap mewakili produk dengan konsumen yang luar biasa fanatiknya.

Khususnya di Indonesia kalangan penggemar sepeda motor bermesin besar atau lebih dikenal dengan sebutan “Moge” berasal dari kalangan exekutif. Mereka umumnya menggunakan ”Moge” mereka hanya pada akhir pekan, baik dipakai untuk melakukan touring ke luar kota atau hanya sekedar jalan jalan ke Mall baik bersama keluarga maupun teman sepergaulan.

Untuk memiliki speda motor besar tentunya tidaklah semudah membeli motor biasa. Karenanya ada beberapa trik yang harus di pahami terlebih dahulu. Salah satunya adalah dengan cara memahami jenis jenis sepeda motor yang ada dipasaran dan yang kita kehendaki.

Dalam hal ini ada beDalamberapa tipe sepeda motor yang umumnya disukai oleh penggemar “moge” di Indonesia. Jenis Sportsbike , Street Fighter, Supermotard maupun jenis Cruiser. Berikut merupakan gambaran mengenai motor motor tersebut, termasuk hal hal yang perlu diperhatikan sebelum memiliki motor tersebut.

Yamaha R6 - 2006

Sportsbike

Sportsbike adalah motor idaman bagi setiap penggemar motor, baik yang berusia muda sampai yang sudah mapan. Hal ini sangat lumrah karena jenis motor inilah yang paling sering kita lihat di televisi terutama dalam siaran langsung balapan motor seperti Moto GP maupun GP Superbike.

Sportsbike sendiri merupakan adaptasi dari motor balap sirkuit yang kemudian di “jinakkan” agar bisa di pakai di jalan raya. Bahkan motor yang ikut dalam kejuaraan WSBK – World Superbike Championship merupakan versi balap dari motor jalan raya. Sehingga apa yang kita lihat di balap Superbike dapat juga kita miliki dan kita gunakan sehari hari. Kisaran harga motor jenis ini bervariatif, mulai dari 33 juta rupiah (ninja 150RR) sampai dengan 1.7 milliar (Ducati Desmosedici GP6).

Sportsbike sendiri terbagi dalam beberapa jenis yaitu :

Light Sportsbike (125cc), Supersports (400cc-600cc) dan Superbikes (750cc – 1000cc)

Yang perlu di perhatikan tentang motor jenis ini adalah, motor ini hanya mengandalkan performa sebagai nilai jual dan tampilan futuristis tentunya. Sportsbike merupakan motor berperforma tinggi. Sebagai contoh adalah Cagiva Mito, walaupun ber kapasitas hanya 125 cc, Cagiva Mito dapat mengeluarkan tenaga sebesar 40hp dan mencapai kecepatan 220 km/j. Bandingkan dengan Honda Tiger Revo dengan kapasitas mesin 200cc yang hanya mampu mengeluarkan tenaga sebesar 16hp.

Sisi Positif (+)

1.Bagi pencinta kecepatan dan maniak balap motor ini merupakan sebuah mahakarya, karena motor jenis ini merupakan motor ber performa tinggi yang dapat memacu adrenalin pengendara.

2.Sangat stabil di kecepatan tinggi, terutama bagi pengendara yang berpengalaman.

Sisi Negatif (-)

1.Jangan berharap mendapat kenyamanan. Karena Motor jenis ini merupakan jenis motor balap yang “di jinakan” dan sebagai mana pembalap, maka pengguna motor ini harus selalu merunduk sehingga cepat pegal.

2.Bagi pengendara pemula sebaiknya tidak memulai dengan jenis motor ini. Karena tenaga mesin yang besar dan bobot yang ringan sehingga sulit dikontrol.

mvagusta-brutale.jpg

Street Fighter

Dikenal juga sebagai Cafe’ Racer. Merupakan motor gabungan dari motor sports dan motor Touring. Motor ini merupakan motor dengan mesin terlihat (naked bike). Motor ini memiliki performa hampir seperti motor Superbike namun lebih nyaman untuk dikendarai jarak jauh, karena posisi duduk pengendara yang cukup tinggi.

Jenis motor Street Fighter yang beredar di indonesia tidak terlalu banyak, bahkan bisa dibilang hanya ada tiga jenis. Yaitu adalah Ducati Monster, KTM Super Dukes dan MV Agusta Brutale. Kisaran harga baru motor Street Fighter adalah antara 280 juta sampai 400 juta rupiah.

Jenis motor ini merupakan jenis motor yang paling nyaman untuk digunakan sehari hari maupun Touring. Karena merupakan kombinasi yang sempurna antara Sportsbike dan Cruiser.

Sisi Positif (+)

1.Nyaman untuk dipakai sehari hari karena tidak membuat cepat pegal.

2.Torsi Besar, membuat anda tidak pertlu terlalu banyak mengoper gigi.

Sisi Negatif (-)

1. Street fighter umumnya berbadan besar sehingga tidak mungkin anda menyelinap diantara mobil, apa bila anda terjebak macet.

2. Tinggi dan Berat, Bagi pengendara memiliki tinggi tubuh kurang dari 170cm umumnya akan mengalami kesulitan saat motor berhenti.

harley-883-sportster.jpg

Cruiser – Chopper

“Moge” itu Harley! ya itulah yang sering diucapkan orang awam bila ditanya tentang motor besar. Selain itu hanya brand Ducati yang mampu menyaingi popularitas Harley Davidson. Motor Cruiser atau Chopper merupakan impian penggemar motor besar terutama yang telah berusia diatas 30 tahun. Bahkan populasi motor ini di indonesia mencapai 20 kali lipat di banding merek Ducati.

Motor Cruiser adalah motor touring yang lebih cocok untuk dipakai jarak jauh dan secara umumnya pengguna sepeda motor jenis ini mengikuti perkumpulan ekslusif. Jenis Motor Cruiser yang beredar di Indonesia hanya didominasi oleh satu brand yaitu Harley-Davidson. Kisaran harga motor ini antara 250 juta hingga 1,2 milliar.

Sisi Positif (+)

1.Memiliki Image dan ekslusifitas yang tinggi

2.Karena hanya didominasi oleh satu Brand maka fasilitas after sales service nya paling terjamin

3.Memiliki persatuan – Brother hood yang sangat luas

Sisi Negatif (-)

1.Harga yang mahal

2.Harus terikat dengan keanggotaan Brotherhood

3.Image sebagai klub motor yang arogan.

4.Harus mengenakan aksesoris yang sesuai. Akan terlihat lucu bila anda memakai motor ini dengan menggunakan aksesoris diluar yang disediakan

Tips Membeli Motor Besar Baru

1.Untuk motor Sports lokal, seperti Honda CBR 150 maupun Kawasaki Ninja RR sebenarnya tidak terlalu sulit karena anda tinggal datang ke ATPM terdekat, namun untuk motor besar CBU, anda harus memesan terlebih dahulu karena ATPM CBU umumnya jarang menyimpan stok dishowroom mereka.

2.Sebaiknya bila berminat membeli motor besar CBU sebaiknya anda memastikan after sales servicenya karena bila anda memsan motor besar yang tidak didukung ATPM anda akan kesulitan mengurus spare parts dan surat menyuratnya.

Tips Membeli Motor Besar Second hand

1.Periksa surat surat. Tidak hanya melihat BPKB namun harus melakukan cross chek pada SAMSAT POLRI, karena umumnya sering sekali motor tersebut merupakan motor seludupan ataupun motor Form-B (hanya pajak cukai). Pastikan anda mendapat Faktur Pembelian.

2.Priksa nomor mesin dan nomor sasis. Biasanya kita sering lupa mengecek nomor sasis, karena sering kali nomor sasis terdaftar namun nomor mesin tidak terdaftar pada samsat.

3.Umumnya “moge” keluaran di bawah tahun 2000 tidak memiliki surat resmi, kecuali sang pemilik terdahulu mengikuti pemutihan. Jangan percaya Surat Jalan, Surat IMBI, dan lainya. Karena yang penting adalah BPKB dan STNK.

4.Cek fisik motor. Umumnya pemilik “Moge” jenis Sportsbike sering membawa motornya ke sentul dan segera memperbaiki jika terjadi kerusakan saat dipakai di sirkuit. Untuk mengetahui track record motor tersebut sebaiknya anda harus banyak bertanya kepada orang orang yang telah memiliki “moge” sportsbike, karena pergaulan mereka yang sempit umumnya mereka saling mengetahui kondisi motor rekan sepergaulan mereka.

Kunci Sukses Honda dibawah AHM

Posted in Informasi & Tips on August 28, 2008 by chiwonk

Setiap Kesusksesan Pasti Memiliki resep andalan

Hal ini juga di miliki oleh Honda, yang konon ditukangi oleh Astra Honda Motor. Sebagai ATPM paling besar di indonesia Honda memiliki segudang resep supaya produknya laris manis di pasaran, namun bagi AHM sendiri ukuran seberapa laris sudah bukan merupakan pertanyaan. Bagi AHM misi mereka adalah mempertahankan dominasi mereka sebagai market leader terhadap segmen yang selama ini mereka kuasai.

1. Faktor Produk : Penampilan Menawan !

Ya, bisa dibilang desain produk AHM mulai dari Honda Revo, Vario, Tiger Revo hingga trisula maut andalan Honda CS one, Beat dan CZi memiliki desain paling fituristis yang mengikuti ternd pada motor besar. Meski kadung mendapat kritikan oleh para bikers karena menggunakan mesin dari produk generasi sebelumnya namun strategi tersebut masih mampu meraih mayoritas konsumen. karena memang anggapan “Kesan Pertama begitu menggoda selanjutnya Terserah anda” masih terbukti sakti untuk menarik minat konsumen.

2. Jaringan 3S Menjamur : Konsumen Merasa Aman

Jika tinggal di jakarta, ada beberapa toko waralaba yang sangat mudah di temui di berbagai sudut. Pertama adalah Indomaret -D rasanya hampir di setiap perumahan terdapat 2 sampai 4 toko seperti ini. Kedua adalah kedai kopi seperti Starbucs dan Coffe Bean. lalu yang ketiga adalah benkel resmi AHASS dibawah AHM dengan desain khas menandakan keberadaan penyuplai jaringan 3 S Honda. Meski tidak setiap bulan ke benkel namun keberadaan mereka memberikan image dan rasa aman bagi pengguna maupun calon pengguna produk AHM dan seolah memastikan bagi mereka bahwa “seandainya motor Honda anda mengalami masalah anda tidak perlu kuatir bahwa bengkel kami dapat ditemukan dimanapun juga.” Nah!

3. Kemudahan Leasing : Faktor Sangat Krusial !!!

Sudah merupakan fakta bahwa kebanyakan konsumen kendaraan bermotor di kota besar membeli produknya secara leasing alias kredit. Hal ini dipahami betul oleh AHM bahkan mereka sampai membuat badan perkreditan khusus untuk motor Honda. meski banyak juga badan leasing resmi yang sudah lebih dulu berdiri. Apapun itu, yang jelas keberadaan badan leasing ini mampu menjaga dominasi Honda terhadap pabrikan lainya.

4. Faktor Generasi : Makanya jangan Segmented !

Ini keunggulan Honda yang tidak dimiliki oleh pabrikan lain. Dukungan generasi terdahulu alias generasi 70an, 80an hingga 90an turut memiliki andil dalam menentukan arah konsumen muda ketika memilih produk. Pasalnya dari zaman Federal Motor, produk Honda tidak pernah terlalu segmented. Hal ini membuat semua kalangan pada generasinya memiliki ikatan tersendiri dari produk ini, dan tidak terbatas oleh segmen tertentu.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.