Archive for the Informasi & Tips Category

Nyawanya Motor

Posted in Accessories on September 4, 2008 by chiwonk

1. Satu Mesin Beberapa Varian

Ini umumnya dilakukan oleh pabrikan eropa seperti Ducati. Seperti juga Honda yang menggunakan mesin Sonic pada CS1 alias satu mesin digunakan oleh dua varian, ducati juga melakukan hal yang serupa. Mesin 1000 DS alias mesin Dual Spark L twin 1000cc berpendingin oli digunakan tidak saja oleh varian Multistrada, namun juga digunakan oleh varian Monster S2R, GT1000 Classic, Supersport hingga Hypermotard. Artinya yang dilakukan oleh Ducati terbilang lebih ekstrim dibanding yang dilakukan oleh Honda karena ducati menggunakan 1 mesin untuk 6 varian! 8O

2. Beberapa Tipe Mesin untuk satu Varian

Uniknya hal yang sebaliknya dilakukan juga oleh Ducati, yaitu untuk satu varian menggunakan beberapa mesin sekaligus! Sebagai contoh adalah yang terjadi pada Ducati Monster. Untuk varian Monster 620ie menggunakan mesin L Twin 620cc berpendingin udara. Tetapi untuk mesin berkapasitas 750cc Monster menggunakan mesin L Twin 750cc berpendingin oli. Untuk varian monster berkapasitas 1000cc justru lebih rumit lagi karena memilki empat varian dengan empat jenis mesin yang berbeda contohnya adalah :

  • Monster S4 1000 – L Twin 916cc liquid cooled (Superbike 916)
  • Monster S2R – L Twin 992cc berpendingin oli (Multistrada, SS1000, GT1000)
  • Monster S4R – L Twin 996cc Liquid cooled (Superbike 996)
  • Monster S4RS – L Twin 999cc Liquid cooled (Superbike 999)

Artinya untuk sebuah varian Monster saja Ducati menggunakan lebih dari 5 jenis mesin. Dan umumnya mesin tersebut digunakan oleh motor dari kelas yang berbeda. Tetapi penggunaan mesin tersebut tidak sesimpel melakukan penggantian ban, namun meski basis mesinya sama, tetapi telah dilakukan proses de- tunned artinya mesin tersebut mengalami proses seting ulang. Contohnya pada mesin Monster S4RS, meski mesin S4RS sama persis dengan Superbike 999 tetapi karakter kedua mesin tersebut jauh berbeda. Bila pada 999 torsi maksimum berada pada Rpm tinggi, pada S4RS torsi tertinggi justru dicapai pada putaran menengah. Hal ini didasari karena S4RS bukan merupakan motor sport, tetapi motor street fighter alias motor jalanan. Kesimpulan yang bisa diambil adalah meski di klaim (menggunakan mesin yang sama) namun karakter mesin tentu saja berbeda, apalagi bila mesin tersebut di gunakan oleh motor dari kelas yang berbeda

3.Satu Mesin untuk beberapa Merk Motor ? Wah !

Hal seperti ini paling sering dilakukan oleh Suzuki. Salah satu contohnya adalah penggunaan mesin V-2 RGV 250 Gamma pada Aprilia RS 250. Hal tersebut berlanjut hingga kini. Sebagai contoh adalah penggunaan mesin berbasis mesin Suzuki SV 650. Mesin ini juga digunakan oleh Cagiva Raptor 650, V-Raptor 650 dan Hyosung GT 650. Sedangkan untuk motor berkapasitas 1000cc mesin Suzuki TL 1000 digunakan juga oleh Cagiva sebagai mesin Raptor 1000 dan V-Raptor 1000.

Jadi jangan heran bila karakter antara Cagiva Raptor 1000 dengan TL 1000 agak sedikit mirip, meski kedua motor tersebut berasal dari brand yang berbeda. Agakanya hal yang dilakukan oleh Suzuki ini akan terus berlanjut dan bukan tidak mungkin akan ditiru oleh pabrikan lainya.

Tidak Cuma Menghemat Biaya Lho !

Cakram 280mm Mybug

Posted in Accessories on September 4, 2008 by chiwonk

Bagai Mana Cara Membeli Motor Besar

Posted in Informasi & Tips on August 28, 2008 by chiwonk

ducati-monster-wordpress.jpg

Dalam ilmu marketing, konsumen yang memiliki preferensi demikian besar terhadap sebuah merek disebut menganut brand cult. Demikian cintanya mereka pada merek tersebut sehingga kepemilikan terhadap produknya memberi kepuasan yang luar biasa melebihi fungsi praktikal yang diberikan. konteks otomotif roda dua, Ducati dan Harley Davidson dianggap mewakili produk dengan konsumen yang luar biasa fanatiknya.

Khususnya di Indonesia kalangan penggemar sepeda motor bermesin besar atau lebih dikenal dengan sebutan “Moge” berasal dari kalangan exekutif. Mereka umumnya menggunakan ”Moge” mereka hanya pada akhir pekan, baik dipakai untuk melakukan touring ke luar kota atau hanya sekedar jalan jalan ke Mall baik bersama keluarga maupun teman sepergaulan.

Untuk memiliki speda motor besar tentunya tidaklah semudah membeli motor biasa. Karenanya ada beberapa trik yang harus di pahami terlebih dahulu. Salah satunya adalah dengan cara memahami jenis jenis sepeda motor yang ada dipasaran dan yang kita kehendaki.

Dalam hal ini ada beDalamberapa tipe sepeda motor yang umumnya disukai oleh penggemar “moge” di Indonesia. Jenis Sportsbike , Street Fighter, Supermotard maupun jenis Cruiser. Berikut merupakan gambaran mengenai motor motor tersebut, termasuk hal hal yang perlu diperhatikan sebelum memiliki motor tersebut.

Yamaha R6 - 2006

Sportsbike

Sportsbike adalah motor idaman bagi setiap penggemar motor, baik yang berusia muda sampai yang sudah mapan. Hal ini sangat lumrah karena jenis motor inilah yang paling sering kita lihat di televisi terutama dalam siaran langsung balapan motor seperti Moto GP maupun GP Superbike.

Sportsbike sendiri merupakan adaptasi dari motor balap sirkuit yang kemudian di “jinakkan” agar bisa di pakai di jalan raya. Bahkan motor yang ikut dalam kejuaraan WSBK – World Superbike Championship merupakan versi balap dari motor jalan raya. Sehingga apa yang kita lihat di balap Superbike dapat juga kita miliki dan kita gunakan sehari hari. Kisaran harga motor jenis ini bervariatif, mulai dari 33 juta rupiah (ninja 150RR) sampai dengan 1.7 milliar (Ducati Desmosedici GP6).

Sportsbike sendiri terbagi dalam beberapa jenis yaitu :

Light Sportsbike (125cc), Supersports (400cc-600cc) dan Superbikes (750cc – 1000cc)

Yang perlu di perhatikan tentang motor jenis ini adalah, motor ini hanya mengandalkan performa sebagai nilai jual dan tampilan futuristis tentunya. Sportsbike merupakan motor berperforma tinggi. Sebagai contoh adalah Cagiva Mito, walaupun ber kapasitas hanya 125 cc, Cagiva Mito dapat mengeluarkan tenaga sebesar 40hp dan mencapai kecepatan 220 km/j. Bandingkan dengan Honda Tiger Revo dengan kapasitas mesin 200cc yang hanya mampu mengeluarkan tenaga sebesar 16hp.

Sisi Positif (+)

1.Bagi pencinta kecepatan dan maniak balap motor ini merupakan sebuah mahakarya, karena motor jenis ini merupakan motor ber performa tinggi yang dapat memacu adrenalin pengendara.

2.Sangat stabil di kecepatan tinggi, terutama bagi pengendara yang berpengalaman.

Sisi Negatif (-)

1.Jangan berharap mendapat kenyamanan. Karena Motor jenis ini merupakan jenis motor balap yang “di jinakan” dan sebagai mana pembalap, maka pengguna motor ini harus selalu merunduk sehingga cepat pegal.

2.Bagi pengendara pemula sebaiknya tidak memulai dengan jenis motor ini. Karena tenaga mesin yang besar dan bobot yang ringan sehingga sulit dikontrol.

mvagusta-brutale.jpg

Street Fighter

Dikenal juga sebagai Cafe’ Racer. Merupakan motor gabungan dari motor sports dan motor Touring. Motor ini merupakan motor dengan mesin terlihat (naked bike). Motor ini memiliki performa hampir seperti motor Superbike namun lebih nyaman untuk dikendarai jarak jauh, karena posisi duduk pengendara yang cukup tinggi.

Jenis motor Street Fighter yang beredar di indonesia tidak terlalu banyak, bahkan bisa dibilang hanya ada tiga jenis. Yaitu adalah Ducati Monster, KTM Super Dukes dan MV Agusta Brutale. Kisaran harga baru motor Street Fighter adalah antara 280 juta sampai 400 juta rupiah.

Jenis motor ini merupakan jenis motor yang paling nyaman untuk digunakan sehari hari maupun Touring. Karena merupakan kombinasi yang sempurna antara Sportsbike dan Cruiser.

Sisi Positif (+)

1.Nyaman untuk dipakai sehari hari karena tidak membuat cepat pegal.

2.Torsi Besar, membuat anda tidak pertlu terlalu banyak mengoper gigi.

Sisi Negatif (-)

1. Street fighter umumnya berbadan besar sehingga tidak mungkin anda menyelinap diantara mobil, apa bila anda terjebak macet.

2. Tinggi dan Berat, Bagi pengendara memiliki tinggi tubuh kurang dari 170cm umumnya akan mengalami kesulitan saat motor berhenti.

harley-883-sportster.jpg

Cruiser – Chopper

“Moge” itu Harley! ya itulah yang sering diucapkan orang awam bila ditanya tentang motor besar. Selain itu hanya brand Ducati yang mampu menyaingi popularitas Harley Davidson. Motor Cruiser atau Chopper merupakan impian penggemar motor besar terutama yang telah berusia diatas 30 tahun. Bahkan populasi motor ini di indonesia mencapai 20 kali lipat di banding merek Ducati.

Motor Cruiser adalah motor touring yang lebih cocok untuk dipakai jarak jauh dan secara umumnya pengguna sepeda motor jenis ini mengikuti perkumpulan ekslusif. Jenis Motor Cruiser yang beredar di Indonesia hanya didominasi oleh satu brand yaitu Harley-Davidson. Kisaran harga motor ini antara 250 juta hingga 1,2 milliar.

Sisi Positif (+)

1.Memiliki Image dan ekslusifitas yang tinggi

2.Karena hanya didominasi oleh satu Brand maka fasilitas after sales service nya paling terjamin

3.Memiliki persatuan – Brother hood yang sangat luas

Sisi Negatif (-)

1.Harga yang mahal

2.Harus terikat dengan keanggotaan Brotherhood

3.Image sebagai klub motor yang arogan.

4.Harus mengenakan aksesoris yang sesuai. Akan terlihat lucu bila anda memakai motor ini dengan menggunakan aksesoris diluar yang disediakan

Tips Membeli Motor Besar Baru

1.Untuk motor Sports lokal, seperti Honda CBR 150 maupun Kawasaki Ninja RR sebenarnya tidak terlalu sulit karena anda tinggal datang ke ATPM terdekat, namun untuk motor besar CBU, anda harus memesan terlebih dahulu karena ATPM CBU umumnya jarang menyimpan stok dishowroom mereka.

2.Sebaiknya bila berminat membeli motor besar CBU sebaiknya anda memastikan after sales servicenya karena bila anda memsan motor besar yang tidak didukung ATPM anda akan kesulitan mengurus spare parts dan surat menyuratnya.

Tips Membeli Motor Besar Second hand

1.Periksa surat surat. Tidak hanya melihat BPKB namun harus melakukan cross chek pada SAMSAT POLRI, karena umumnya sering sekali motor tersebut merupakan motor seludupan ataupun motor Form-B (hanya pajak cukai). Pastikan anda mendapat Faktur Pembelian.

2.Priksa nomor mesin dan nomor sasis. Biasanya kita sering lupa mengecek nomor sasis, karena sering kali nomor sasis terdaftar namun nomor mesin tidak terdaftar pada samsat.

3.Umumnya “moge” keluaran di bawah tahun 2000 tidak memiliki surat resmi, kecuali sang pemilik terdahulu mengikuti pemutihan. Jangan percaya Surat Jalan, Surat IMBI, dan lainya. Karena yang penting adalah BPKB dan STNK.

4.Cek fisik motor. Umumnya pemilik “Moge” jenis Sportsbike sering membawa motornya ke sentul dan segera memperbaiki jika terjadi kerusakan saat dipakai di sirkuit. Untuk mengetahui track record motor tersebut sebaiknya anda harus banyak bertanya kepada orang orang yang telah memiliki “moge” sportsbike, karena pergaulan mereka yang sempit umumnya mereka saling mengetahui kondisi motor rekan sepergaulan mereka.

Kunci Sukses Honda dibawah AHM

Posted in Informasi & Tips on August 28, 2008 by chiwonk

Setiap Kesusksesan Pasti Memiliki resep andalan

Hal ini juga di miliki oleh Honda, yang konon ditukangi oleh Astra Honda Motor. Sebagai ATPM paling besar di indonesia Honda memiliki segudang resep supaya produknya laris manis di pasaran, namun bagi AHM sendiri ukuran seberapa laris sudah bukan merupakan pertanyaan. Bagi AHM misi mereka adalah mempertahankan dominasi mereka sebagai market leader terhadap segmen yang selama ini mereka kuasai.

1. Faktor Produk : Penampilan Menawan !

Ya, bisa dibilang desain produk AHM mulai dari Honda Revo, Vario, Tiger Revo hingga trisula maut andalan Honda CS one, Beat dan CZi memiliki desain paling fituristis yang mengikuti ternd pada motor besar. Meski kadung mendapat kritikan oleh para bikers karena menggunakan mesin dari produk generasi sebelumnya namun strategi tersebut masih mampu meraih mayoritas konsumen. karena memang anggapan “Kesan Pertama begitu menggoda selanjutnya Terserah anda” masih terbukti sakti untuk menarik minat konsumen.

2. Jaringan 3S Menjamur : Konsumen Merasa Aman

Jika tinggal di jakarta, ada beberapa toko waralaba yang sangat mudah di temui di berbagai sudut. Pertama adalah Indomaret -D rasanya hampir di setiap perumahan terdapat 2 sampai 4 toko seperti ini. Kedua adalah kedai kopi seperti Starbucs dan Coffe Bean. lalu yang ketiga adalah benkel resmi AHASS dibawah AHM dengan desain khas menandakan keberadaan penyuplai jaringan 3 S Honda. Meski tidak setiap bulan ke benkel namun keberadaan mereka memberikan image dan rasa aman bagi pengguna maupun calon pengguna produk AHM dan seolah memastikan bagi mereka bahwa “seandainya motor Honda anda mengalami masalah anda tidak perlu kuatir bahwa bengkel kami dapat ditemukan dimanapun juga.” Nah!

3. Kemudahan Leasing : Faktor Sangat Krusial !!!

Sudah merupakan fakta bahwa kebanyakan konsumen kendaraan bermotor di kota besar membeli produknya secara leasing alias kredit. Hal ini dipahami betul oleh AHM bahkan mereka sampai membuat badan perkreditan khusus untuk motor Honda. meski banyak juga badan leasing resmi yang sudah lebih dulu berdiri. Apapun itu, yang jelas keberadaan badan leasing ini mampu menjaga dominasi Honda terhadap pabrikan lainya.

4. Faktor Generasi : Makanya jangan Segmented !

Ini keunggulan Honda yang tidak dimiliki oleh pabrikan lain. Dukungan generasi terdahulu alias generasi 70an, 80an hingga 90an turut memiliki andil dalam menentukan arah konsumen muda ketika memilih produk. Pasalnya dari zaman Federal Motor, produk Honda tidak pernah terlalu segmented. Hal ini membuat semua kalangan pada generasinya memiliki ikatan tersendiri dari produk ini, dan tidak terbatas oleh segmen tertentu.

Legenda Kawasaki Era 90an

Posted in Informasi & Tips on August 19, 2008 by chiwonk

Kawasaki Kaze :

Saat kembali “bangkit” dari kematian, Kawasaki Ninja meluncurkan produk bebek konvensional dengan nama Kawasaki Kaze. Bebek konvensional ini memiliki ciri khas yaitu menggunakan lampu belakang berbentuk kotak serta ukuran bodi yang lebih lebar dibanding kompetitornya. Apalagi di saat motor bebek sport masih bermesin 2 tak, Kaze hadir dengan mesin 4 tak. Meski sulit bersaing melawan Suzuki Shogun, Yamaha Crypton apalagi Honda Astrea Supra tetapi sedikit banyak motor ini merupakan tulang punggung penjualan KMI.

Kawasaki Ninja 150 :

Hadir di saat yang tepat, karena dimana Suzuki RGR, Yamaha RZR sudah mulai kehilangan taring dan Honda NSR sudah menjelang masa akhir produksi, Kawasaki Ninja hadir dalam bentuk baru. dengan penampilan familiar bak Honda Tiger 2000, namun menggunakan radiator yang berukuran besar, menjadikan motor ini memiliki penampilan gagah. Berbagai kit modifikasi juga gampang di peroleh di pasaran semisal bodi Kit Kawasaki KRR dan Serpico.

Dengan konvigurasi yang nyaris sama, Kawasaki Ninja masih dapat ditemui di showroom Kawasaki. Namun dengan sedikit perubahan penampilan plus aksesoris. Sepertinya ini adalah satu dari sedikit motor yang berhasil survive sebagai legenda motor era 90an yang kini masih tetap eksis di tahun 2008. Meski lambat laun akan digantikan oleh Kawasaki Ninja 250R yang konon lebih dahsyat lagi.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.